PERSEPULUHAN ORANG KRISTEN(?)

image

Tuhan Yesus dan seluruh alkitab Perjanjian Baru tidak pernah memerintahkan pemberian Persepuluhan, penasaran? Silahkan disimak tulisan berikut baik-baik.

Persepuluhan” (dari kata “sepuluh”), bukan “perpuluhan” (dari kata “puluh”). Bahasa Ibrani מַעֲשֵׂר – MA’ASER / MA’ASAR . Kata מעשר מַעֲשֵׂר – MA’ASER berasal dari kata עָשָֽׂר – ‘ASAR, “sepuluh”.

Dimana kita temukan Persepuluhan ini?

PERSEPULUHAN DALAM AKITAB PERJANJIAN LAMA

1. Persepuluhan Abram (Kejadian 14:18-19)

Abram-lah pemberi persepuluhan pertama ; Abram memberikan persepuluhan kepada imam Melkisedek berupa hasil jarahan yang diberikan secara sukarela, bukan diperintah Allah.

2. Persepuluhan Yakub

Kej 28:22 “Dan batu yang kudirikan sebagai tugu ini akan menjadi rumah Allah. Dari segala sesuatu yang Engkau berikan kepadaku akan selalu kupersembahkan sepersepuluh kepada-Mu”. Persepuluhan ini adalah nasar Yakub kepada Allah di Betel, bukan perintah Allah.

**Persepuluhan Abram dan Yakub bersifat kasuistik, merupakan cerminan kebiasaan kuno Mesopotamia pada saat itu, dimana orang yang lebih rendah harus mempersembahkan sesuatu kepada yang lebih tinggi statusnya.**

3. Persepuluhan untuk orang Lewi

Bil 18:21 “Mengenai bani Lewi, sesungguhnya Aku berikan kepada mereka segala persembahan persepuluhan di antara orang Israel sebagai milik pusakanya, untuk membalas pekerjaan yang dilakukan mereka, pekerjaan pada Kemah Pertemuan.”

Persepuluhan selanjutnya diberikan kepada bani Lewi sebagai hak jabatan imamat /pekerja di Kemah Pertemuan. Allah memilih Harun dari bani Lewi, sebagai pengganti Musa dalam memimpin umat Israel. Harun dan seluruh keturunan bani Lewi menjadi imam bagi Israel, turun temurun. Persepuluhan dari kurban persembahan bangsa Israel merupakan hak kaum Lewi, karenanya, mereka tidak mendapat warisan pusaka/wilayah (selain hanya 48 kota).

4. Persepuluhan untuk Imam

Perpuluhan yang diterima orang Lewi harus dipersembahkan lagi oleh orang Lewi kepada imam sebesar 1/10 bagian (jumlahnya setara 1/100).

Bil 18:26  “Lagi haruslah engkau berbicara kepada orang Lewi dan berkata kepada mereka: Apabila kamu menerima dari pihak orang Israel persembahan persepuluhan yang Kuberikan kepadamu dari pihak mereka sebagai milik pusakamu, maka haruslah kamu mempersembahkan sebagian dari padanya sebagai persembahan khusus kepada TUHAN, yakni persembahan persepuluhanmu dari persembahan persepuluhan itu,”

5. Persepuluhan Untuk Orang Miskin

Perpuluhan juga diperuntukkan bagi orang-2 upahan, Janda-janda, anak piatu dan orang asing, juga untuk keperluan Rumah Tuhan.

Ul 14 : 28 “Pada akhir tiga tahun engkau harus mengeluarkan segala persembahan persepuluhan dari hasil tanahmu dalam tahun itu dan menaruhnya di dalam kotamu;

29 maka orang Lewi, karena ia tidak mendapat bagian milik pusaka bersama-sama engkau, dan orang asing, anak yatim dan janda yang di dalam tempatmu, akan datang makan dan menjadi kenyang, supaya TUHAN, Allahmu, memberkati engkau di dalam segala usaha yang dikerjakan tanganmu.”

6. Persepuluhan Hari Raya

Persepuluhan ini lebih difokuskan untuk diri sendiri, keluarga dan seisi rumah.

Anda boleh memakan persepuluhan Anda sendiri untuk keperluan sendiri.Ul 12:16-18;14:24-26

7. Persepuluhan Untuk Raja (1 Sam 8:14 -17)

PERSEPULUHAN DALAM MALEAKHI?

Mal 3 :10 ”Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan”.

Ayat Maleakhi 3:10 ini sering dijadikan rujukan untuk memberi persepuluhan.

Hal ini keliru, mengingat KONTEKS 4 pasal Kitab Maleakhi ialah :

1. Pasal 1 : menunjukkan ketidaksenangan Tuhan kepada umat Israel (1:1;3:6) yang telah mencemarkan korban dan para imam menghina Tuhan, Tuhan tidak senang menerima persembahan mereka (1:10).

2. Maleakhi pasal-2 menunjukkan bahwa Tuhan juga murka kepada para imam yang semestinya bertugas menjadi perantara firman Tuhan ternyata malah menyimpang (2:7-8).

Tuhan juga  menyalahkan umat Israel karena kawin campur dengan bangsa laindengan tujuan  menyucikan umat Israel lahiriah agar mereka menjadi orang-orang yang tidak menyalah gunakan kurban dan persembahan melainkan melayani Tuhan.

Ketika itu juga terjadi penyalahgunaan persepuluhan oleh para imam sehingga para orang upahan, janda dan yatim piatu, dan orang asing menjadi tertindas, padahal maksud persepuluhan antara lain adalah untuk memberi mereka kesejahteraan.

3. Karena itulah Pasal-3 mengingatkan kembali mereka agar persepuluhan tidak disalahgunakan, karena itu berarti menipu dan mencuri milik Tuhan, melainkan mengumpulkannya dalam rumah perbendaharaan (3:10), dan bila itu terjadi maka berkat Tuhan akan dikucurkan kembali kepada umat pilihan Allah.

Kitab Maleakhi adalah puncak pemberontakan Israel dan murka Allah terhadap umat Israel dalam kaitan dengan sistem ibadat lahiriah PL dengan jabatan imam dan kurban & persembahannya,

4. Pasal 4 Sehingga Maleakhi mengarahkannya pada penghakiman hari Tuhan kelak.

KESIMPULAN PL

Di luar Abram dan Yakub, persepuluhan dalam Perjanjian Lama, merupakan satu kewajiban hukum taurat (mitsvot) dari 613 mitsvot yang harus ditaati umat Yahudi.

image

PERSEPULUHAN DALAM ALKITAB PERJANJIAN BARU

PERSEPULUHAN JAMAN YESUS

Pada saat Yesus hidup, bangsa Yahudi masih tetap memegang aturan Taurat/ Mitsvot seperti tersebut dalam PL( Kitab Taurat).

Yesus berbicara soal persepuluhan dalam Matius 23:23 dan Lukas 11:42

* Matius 23:23 LAI TB, Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasih, adas manis dan jintan kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum Taurat kamu abaikan, yaitu: keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan.

Tinjauan ayat di atas: Disini Tuhan Yesus tidak menegur orang yang tidak memberikan persepuluhan, melainkan maksud dari Tuhan Yesus adalah menegur kemunafikan orang orang Farisi yang merasa harus membayar persepuluhan, tetapi tidak melakukan keadilan dan belas kasihan.

Kaum Farisi ialah kaum yang merasa paling superior dalam hal pemenuhan hukum Taurat. Mereka memperluas kewajiban membayar Persepuluhan sampai pada buah-buahan yang paling kecil (Matius 23:23 dan Lukas 11:42), dalam ayat-ayat tersebut disinggung pembayaran persepuluhan tambah-tambahan, yaitu dari selasih, adas manis dan jintan, yg melukiskan bagaimana Taurat Musa sudah diperluas oleh Talmud, dengan memerintahkan bahwa’dari segala sesuatu yg dimakan … dan dari segala yg tumbuh dari tanah’, harus dibayar persepuluhan.

Tuhan Yesus juga tidak mengajarkan persepuluhan sebagai kewajiban. Dalam Matius 23:23 dan Lukas 11:42; kalau Ia menyinggung soal persepuluhan, konteksnya mengenai ‘percakapannya dengan orang Farisi’ yang menekankan perbuatan lahir TAURAT (seperti persepuluhan) tanpa motivasi keadilan, tanpa belas kasihan dan tanpa kesetiaan, dan kata-kata itu ditujukan kepada orang Farisi.

Soal persepuluhan dalam PB, ada pula yang menafsirkan tentang memberi kepada Tuhan, lalu mengkaitkannya dengan persembahan persepuluhan melalui ayat ini :

* Matius 22:21 Jawab mereka: “Gambar dan tulisan Kaisar.” Lalu kata Yesus kepada mereka: “Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah.”

Tuhan Yesus dalam ayat di atas tidak bicara tentang persepuluhan, tetapi Ia mengingatkan kepada orang Farisi yang mencobaiNya tentang Pajak/ Bea yang berlaku bagi umat Yahudi saat itu, yaitu :

1. Pajak kepada Pemerintah Kerajaan Romawi yang berdaulat dan yang berkuasa di Yudea

2. Pajak kepada Bait Allah, yaitu uang tebusan yang merupakan mitsvot ke-404 dari 613 mitsvot.

JEMAAT MULA-MULA

*PEKERJA JEMAAT KRISTUS MEMANG BERHAK MENDAPAT UPAH

Cara organisasi jemaat Kristen yang pertama dipengaruhi oleh organisasi Sinagoge. Karena itu Paulus menerapkannya pada jaminan hidup yang perlu diberikan kepada para pekerja gereja, 1 Korintus 9:14 yang menulis “Demikian pula Tuhan telah menetapkan, bahwa mereka yang memberitakan Injil, harus hidup dari pemberitaan Injil itu.”  Dasarnya ialah perkataan Tuhan Yesus sendiri di Lukas 10:7 yang menulis “seorang pekerja patut mendapat upahnya”  Namun ini bukan berarti bahwa seorang pekerja gereja melakukan tugasnya semata-mata untuk mendapatkan imbalan. Tuhan Yesus berkata dalam Matius 10:8 “Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma” 

PAULUS MELEPAS HAK IMBALAN MATERIIL DALAM PELAYANANNYA

Paulus mengamini manajemen penggajian/ pemberian imbalan materiil untuk para pekerja gereja dan dia pun menuliskan secara khusus hal tersebut dalam surat-suratnya. Namun, ia tidak menerapkan hal itu terhadap dirinya sendiri dalam pelayanan-pelayanan gerejawi yang dilakukannya. Mengapa? Karena ia tidak mau tersandung pada pembelokan motivasi menginjil kepada motivasi mencari keuntungan materiil dari pemberitaan Injil.

Jadi Paulus tidak menggunakan haknya/ upahnya. “Upahku ialah ini: bahwa aku boleh memberitakan Injil tanpa upah, dan bahwa aku tidak mempergunakan hakku sebagai pemberita Injil” (1 Korintus 9:18)

Sejak kapan Gereja-gereja mengadopsi Persepuluhan ?

Tokoh bernama Cyprian/Kuprianus (200-258) adalah orang Kristen pertama yang menulis tentang praktek dukungan keuangan terhadap kependetaan (clergy). Dia berargumentasi bahwa imam-imam Lewi-lah yang di dukung oleh perpuluhan, maka kependetaan Kristen akan semestinya didukung juga oleh persepuluhan.

Selain Cyprian tidak ada penulis Kristen sebelum Constantine yang pernah menggunakan Perjanjian Lama sebagai referensi untuk menyokong pandangan persepuluhan. Hal tersebut tidak ditemukan sampai pada abad ke-empat.

300 tahun setelah KRISTUS, beberapa pemimpin Kristen mulai mendukung pandangan mengenai persepuluhan sebagai sebuah praktek Kekristenan untuk mendukung kaum clergi (kependetaan) tetapi ini pun tidak tersebar luas di antara orang-orang Kristen sampai abad ke-delapan.

Persepuluhan telah berkembang secara perlahan dari negara kepada gereja Pemberian persepuluhan dari hasil-hasil pertanian yang diperoleh seseorang adalah pembayaran pinjaman yang lazim untuk tanah-tanah yang disewakan di Eropa Barat. Gereja mengembangkan kepemilikan tanahnya melintasi Eropa; sepuluh persen dari biaya sewa tanah diberikan kepada gereja. Ini telah memberikan kepada peraturan “10% ongkos sewa tanah” sebuah makna yang baru. Ini diidentifikasikan dengan persepuluhan keimamatan Lewi.

Konsekuensinya, persepuluhan Kristen sebagai sebuah adat atau kebiasaan yang didasarkan atas sebuah gabungan praktek Perjanjian Lama dan institusi dunia.

Pada abad ke-delapan persepuluhan diharuskan oleh hukum dan banyak tempat di Eropa Barat.

Akhir abad ke-sepuluh pembedaan persepuluhan sebagai sebuah ongkos sewa dan sebuah persyaratan moral didukung oleh Perjanjian Lama telah dihilangkan. Perpuluhan menjadi diwajibkan ke seluruh Kekristenan Eropa.(Sejarah Persepuluhan di bangsa-bangsa Eropa dibaca di halaman Wikipedia tentang Tithe https://en.wikipedia.org/wiki/Tithe).

Sebelum abad ke-delapan persepuluhan dipraktekkan sebagai pemberian sukarela.Tetapi pada akhir abad ke-sepuluh dipindahkan ke dalam sebuah persyaratan legal untuk mendanai gereja pemerintah diminta oleh klergi dan dikuatkan oleh otoritas sekuler!

Yang kita tahu Orthodoks, Gereja Katolik Roma dan Gereja-gereja Mainstream Protestan tidak mewajibkannya di masa sekarang ini.

Dan kita ketahui semenjak adanya gerakan “Pentakosta-Karismatik” (yang dimulai sekitar tahun 1960an) praktek pungutan “persepuluhan wajib” mulai kembali marak diterapkan di gereja-gereja dalam denominasi ini (sebagian besar, tetapi tidak semuanya).

KESIMPULAN PB

Di dalam Alkitab Perjanjian Baru Tuhan Yesus tidak pernah memerintahkan umatNya untuk memberikan persepuluhan, mengingat pengikut Yesus bukan hanya orang Yahudi, melainkan non-Yahudi yang tidak terikat hukum Taurat, seperti hanya makanan haram dan sunat.

Para murid dan jemaat mula-mula juga tidak menerapkan persepuluhan meski mengadopsi konsep memberi untuk pelayanan. Dalam perkembangannya persepuluhan Kristen dipraktekkan sebagai sebuah adat atau kebiasaan yang didasarkan atas sebuah gabungan praktek Perjanjian Lama dan institusi dunia. image

PENUTUP

Semua beban tebusan dosa sudah lunas dibayar oleh darah Kristus di kayu salib. Jadi kita tidak lagi terikat hukum Taurat termasuk persepuluhan.

Adapun jika gereja menerapkan persembahan bagi gereja sangat tepat jika didasarkan kepada ayat ini :

2 Kor 9 : 7 Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.

Jumlah 1/10 bagi kaum Lewi maupun 1/100 untuk Imam, hanyalah perbandingan yang boleh dicontoh/diteladani, namun tidak bisa dijadikan aturan maksimal ataupun minimal dalam hal memberi persembahan untuk perkembangan pelayanan.

Lagipula, bukankan semestinya kita lebih mencontoh persembahan 100% yang dicontohkan Yesus diatas kayu salib?
Kasih kepada Allah tidak diukur oleh  berapa persen Anda tapi 100% hati Anda.

Semoga bermanfaat.

KRISTEN JUGA PUASA!

10500460_663464113746237_4597244572303018863_n

Saat ini bulan Ramadhan, bulannya saudara kita Muslim berpuasa.

Penting bagi orang Kristen untuk menghormati ibadah puasa orang lain.
Kenapa?

Karena Alkitab mencatat adanya kegiatan puasa yang ditujukan kepada Allah pada masa Perjanjian Lama.

Tuhan Yesus pun berpuasa, meski Ia tidak mewajibkan pengikutnya berpuasa. Yesus menekankan bahwa jika seseorang puasa, itu harus secara sukarela dan individual/personal/diam2.

Reformasi Gereja Potestan menekankan keselamatan hanya oleh pengasihan Kristus saja, bukan krn perbuatan (ibadah simbolik), termasuk puasa, jadi Protestan tidak mewajibkan puasa.

Gereja Roma Katholik mewajibkan puasa Masa Paskah yaitu pada hari Rabu Abu dan Jumat Agung , untuk mengenang sengsara Yesus.

Tentang puasa umat Kristen, ada yang unik jika melihat puasa umat Kristen Koptik di Mesir.

Copt2[1]*Jemaat Gereja Kristen Koptik, Mesir.

Kristen Koptik merupakan ke-Kristenan paling besar di Timur Tengah. Gereja Ortodox Koptik Alexandria diyakini didirikan oleh Rasul Markus pada tahun 42.
Bisa dikatakan Gereja Koptik ini ‘Datuknya’ gereja, alias gereja mula2.

Apa yang spesial dari puasa Kristen Koptik?
Tahukah anda kalau Kristen Koptik berpuasa 210 hari dari 365 hari (1 tahun)?

Wow, apa saja?
Berikut penjelasan menurut Wikipedia :

1. Puasa Advent :
40 hari sebelum Natal ;
Tujuan : simbol penantian Musa akan turunnya firman Tuhan di Sinai, paralel dgn penantian dunia akan datangnya Yesus Kristus, Firman Allah Yang Hidup ( Natal)

2. Puasa Niniwe :
3 hari , dilakukan 2 minggu sebelum Masa Pra Paskah (Great Lent).
Tujuan : Mengenang puasa pertobatan orang Niniwe, 3 hari ialah lamanya Yunus di perut ikan diparalelkan dengan 3 hari Yesus di dalam ‘perut bumi’.

3. Puasa Pra Paskah/Great Lent
40 hari , di masa Pra Paskah, dari Rabu Abu hingga Kamis Putih.
Tujuan : Mengenang 40 hari puasa Kristus.

Puasa ini ditambah 7 hari di awal disebut “Minggu Persiapan” artinya 7 hari setelah Puasa Niniwe, maka totalnya 47 hari.

4. Puasa Minggu Paskah/Holy Week
Puasa 1 Minggu sebelum Paskah.
Tujuan : Mengenang sengsara Kristus, diakhiri dgn sukacita Paskah.

5. Puasa Para Rasul
2-6 minggu, dimulai Senin, 1 hari setelah Pentakosta diakhiri dgn perayaan hari Santo Petrus dan Santo Paulus (12 Juli).
Tujuan : Mengenang perjuangan para rasul dlm mengabarkan Injil ke seluruh dunia.
Puasa ini berpantang makan daging (ikan diperbolehkan).

6. Puasa Asumsi Perawan Maria (Dormition of the Theotokos)
14 hari, 7-22 Agustus
Tujuan: Mengenang kematian Maria, Ibunda Yesus.

7. Puasa Mingguan Rabu dan Jumat
Tiap minggu kecuali 50 hari masa antara Paskah dan Pentakosta.
Tujuan : Rabu -> mengenang Yesus dikhianati Yudas.
Jumat -> mengenang penyaliban Yesus.

8. Puasa Paramon
1atau 3 hari sebelum masa Epifania, tergantung perhitungan Kalender Kiyahk (Kalender Bintang) Mesir.
Tujuan : Persiapan Luar biasa menjelang Epifania.

Puasa ini bukan kegiatan gereja, tetapi merupakan ibadah individual demi mengenang Yesus Kristus. Jadi tidak ada reward maupun punishment-nya.

Memang ada aturannya, misal tentang makanan apa saja yang dipantang dan ada kalanya tidak boleh makan sama sekali, tetapi kalaupun dilakukan tidak akan ada hukuman apa2.

Coptic-Monk-Prostration-Matania*Coptic Priest

Berat sekali bukan? Nah, kalau puasa 210 hari sudah berat menurut anda, maka coba deh anda bayangkan puasanya Gereja Orthodox Ethiopia : 250 hari dalam setahun!!

Bersyukurlah kita umat pilihan Kristus, karena beban yang yang dipikulkan kepada kita sangat jauh lebih ringan.

Kristus Sang Juruselamat berkata :
“Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.
Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan.” Matius 11:28-30

Ibadah Natal II 26 Des 2014

image

Ibadah Natal ke-2 tahun ini, tampak sebagian besar jemaat masih berada di kampung halaman masing-2.

Namun suasana tetap bersemangat karena dalam ibadah ini dilaksanakan baptisan anak dari Bpk. Yacob Supit dan juga baptisan dewasa (sidi) atas 5 pasang remaja (5 putra dan 5 putri) jemaat GKE.

Doa dan harapan jemaat dilantunkan sebagai dukungan iman bagi peserta baptis hari ini, demikian pula nasihat dan wejangan dari majelis jemaat, Bpk. Tjiwi Permana.

Selamat bergabung dalam keluarga kerajaan Allah!

Syalom, Tuhan Yesus memberkati.

NATAL 25 DESEMBER?WHY NOT?#2

image

*Perhitungan Waktu Lahir Yesus Menurut Alkitab*

Apa kata Alkitab tentang waktu kelahiran Yesus?
Banyak pihak menganggap tidak ada kepastian informasi tentang waktu kelahiran Yesus dalam Alkitab.

Anggapan itu salah, karena Alkitab menceritakannya dalam LUKAS 1 dan ada konfirmasi dari  CATATAN SEJARAH GEREJA KUNO :

1. “Malaikat Gariel menemui Maria 6 bulan setelah Zakaria didatangi malaikat, yaitu bulan Nisan“ (pujangga gereja Syria MAR EFRAIM).
2. “Tahun itu Maria menerima kabar gembira BULAN KEENAM setelah pewartaan malaikat kepada Zakaria, yaitu tanggal 15 XANDIKOS / XANTHIKOS (kalender Syro Macedonian)” catatan dari BAPAK GEREJA Yohanes Krisostomos.

Maka kita bisa menghitung nya dengan mudah, sbb:

#ZAKARIA
*Penampakan malaikat kepada ZAKARIA (Lukas 1:1-25)
– Malaikat Tuhan menampakkan diri kepada Zakaria seorang imam.
– Zakaria sedang bertugas dalam perayaan YOM KIPUR (ciri: ada pembakaran ‘ukupan’-Lih. Imamat 16:1-13 tentang Hari raya Pendamaian/Yom Kipur).
– YOM KIPUR dirayakan pada tiap BULAN TISYRI (akhir Sept-awal Oktober)

#MARIA
*Penampakan malaikat kepada MARIA (Lukas 1: 26)

Pada BULAN KEENAM usia kehamilan Elisabet istri Zakharia, malaikat Gabriel menampakkan diri kepada Maria.

Dari sini bisa dihitung kapan Yesus dilahirkan.

#BULAN KELAHIRAN
Zakaria didatangi malaikat pada bulan Tisyri /akhir September + 6 bulan = bulan Maret Gabriel menemui Maria, kemudian mengandunglah Maria.

Jika Maria mengandung bulan Maret, maka Yesus lahir 9 bulan kemudian, yaitu pada BULAN DESEMBER.

#TANGGAL KELAHIRAN
Lalu tanggal 25 dari mana?
Gereja kuno menetapkan tanggal 15 Xantikhos (kalender kuno Syro Macedonian) sebagai tanggal Malaikat Gabriel menemui Maria, dan waktu mulainya kandungan Maria.

Versi 1 : Konversi ke kalender Yulian oleh gereja Orthodox abad 2:
15 Xantikhos – dikonversi ke Yahudi => 6 Nisan –dikonversi ke Yulian => 6 April
6 April + 9 Bulan = 6 Januari ;
Inilah Natal Gereja Orthodox Timur sampai sekarang

Versi 2 : Konversi ke kalender Gregorian oleh gereja Katolik tahun 1582 :
15 Xantikhos – – dikonversi ke Yahudi => 6 Nisan – dikonversi ke Gregorian => 25 Maret
25 Maret + 9 bulan = 25 Desember
Inilah Natal kita sampai sekarang

Ada versi lainnya yaitu konversi ke kalender Yulian oleh gereja Coptic Mesir :
29 Kiahk  – dikonversi keYulian => 7 Januari
Inilah Natal Gereja Coptic sampai sekarang

Kesimpulannya, tanggal Natal bisa didapatkan dari Alkitab. Dan Alkitab mengungkapkan bahwa Natal ialah 15 bulan sejak bulan Tisyri yaitu akhir bulan Tebet, atau :
* 6 Januari versi kalender Yulian Orthodox Timur
* 29 Kiahk (7 Januari Yulian) versi Coptic Mesir
* 29 Kiahk (19 Januari Yulian) versi Armenia Kapadokian
* 25 Desember versi Internasional/Gregorian (sejak 1582)

Karena kalender kita sekarang Gregorian, maka NATAL MEMANG BENAR 25 DESEMBER!

Selamat Natal 25 Desember 2014! Tuhan Yesus Memberkati

NATAL 25 DESEMBER?WHY NOT?#1

image

*Perhitungan Waktu Kelahiran Yesus menurut Sejarah paling Kuno*

Kepastian tentang kapan waktu kelahiran Tuhan Yesus selalu menjadi kontroversi sepanjang masa.
Berbagai silang pendapat mengenai tahun, bulan maupun tanggal kelahiran Yesus, memunculkan banyak teori yang bersumber pada asumsi dan spekulasi.
Ada yang mengatakan bulan Januari, Maret, Mei, Oktober, September, Desember.

Alhasil, Christmas / Natal pun digugat keasliannya, bahkan ada yang tega memboikotnya!

Banyak pihak di luar Kristen mencemooh perayaan hari Natal setiap 25 Desember sebagai sebuah tradisi yang tidak jelas, bias dan bahkan hanyalah adopsi perayaan kaum pagan atas lahirnya dewa matahari Romawi.

Dan ironisnya, belakangan ini justru dari pihak Kristen sendiri menolak merayakannya.Waduh!

Lalu kita pun lantas bertanya-tanya benar nggak sih, Yesus lahir 25 Desember?
Jawabnya ialah SALAH!
Loh??? Bagaimana sih?

Sebelum Anda bingung, dunia kita menggunakan  berbagai macam sistem kalender. Dari sekian banyaknya sistem kalender, untuk penetapan Natal, setidaknya kita perlu tahu beberapa diantaranya :

1. Kalender Yahudi sebelum masa pembuangan ;sistem lunisolar
2. Kalender Yahudi setelah masa pembuangan ; sistem lunisolar
3. Kalender Yulian mulai 45 SM ; sistem solar
4. Kalender Syro Macedonian (Gereja Purba Anthiokia-Kis 11:26); sistem synodic lunar
5. Kalender Coptic digunakan Mesir sejak 3000 SM  ; sistem bintang Cyrius
6. Kalender Kapadokian (Gereja Armenia); sistem solar
7. Kalender Gregorian digunakan sejak 1582; sistem solar

Beda sistem kalender, maka berbeda pula cara perhitungannya. Itulah sebabnya, menentukan kelahiran seseorang yang lahir 2000-an tahun yang lalu (Yesus),  bukanlah sesuatu yang mudah.

Maka, jawaban dari benar atau salah Yesus lahir 25 Desember? :

SALAH, karena 25 Desember tahun 1 itu adalah PENYESUAIAN /KONVERSI dari penetapan Natal yang lebih dahulu/lebih kuno ke sistem kalender GREGORIAN yang notabene BELUM ADA di jaman Yesus.

Namun NATAL MEMANG DITETAPKAN 25 DESEMBER, sebagai urutan penaggalan LITURGI GEREJA dalam satu tahun. Natal ditetapkan 25 Desember supaya ada tanggal perayaan yang seragam seluruh dunia, sama seperti tujuan kalender Gregorian dipakai : UNTUK memudahkan KOMUNIKASI.

Nah, lalu kapan sih, pertama kali Natal ditetapkan?
Kita lebih sering mendengar Natal ditetapkan di Roma pada saat Konsili Nicea oleh Kaisar Konstantin pada tahun 325/354. Konon, waktu itu orang Kristen yang mantan orang kafir masih suka merayakan pesta Saturnalia dan menghormati dewa-2 kafir, sehingga Natal digeser dari 7 Januari ke 25 Desember.

Tapi coba Anda perhatikan, dari mana tanggal 7 Januari itu berasal?
Itulah tanggal Natal PALING KUNO, yang ditetapkan pada sekitar tahun 180-an oleh Pope Demetrius dari Gereja Coptic MESIR. Dalam dokumen Didascalia Apostolorum Demetrius menuliskan :Rayakanlah kelahiran Juruselamat kita pada tanggal 29 bulan Koiak/Kiahk (Kalender Coptic)…”

KONVERSI/PENYESUAIAN :
*Tanggal 29 Kiahk Coptic Mesir – dikonversi ke Yulian – => 7 Januari
*Tanggal 29 Kiahk Coptic Mesir – dikonversi ke Kapadokian => 19 Januari
*Tanggal 7 Januari Yulian – dikonversi ke Gregorian  (Katolik Roma sejak tahun 1582) menjadi 25 DESEMBER

Sampai sekarang, di Yerusalem Natal dirayakan 3 kali : 7 Januari, 19 Januari dan 25 Desember.

Karena Katolik merupakan denominasi paling berpengaruh saat itu, maka dunia mengadopsi kalender Gregorian, termasuk tanggal Natal 25 Desember hingga saat ini.

Kesimpulannya, kepastian lahir Tuhan Yesus tidak bisa ditetapkan berdasarkan kalender Gregorian kita, karena sistemnya berbeda dengan 2000 tahun yang lalu dan sudah bergeser dari masa ke masa.

Jadi tinggal pilihan Anda, mau ikut Natal Versi mana? Mau versi internasional, ya gunakan 25 Desember!

Gitu aja kok repot, hehehe….!

*NOTE :
Meski demikian masih banyak orang awam keliru menganggap Natal sebagai warisan perayaan Dewa Matahari kaum pagan yang diwarnai pesta-pora, kemabukan, materialistis dan segala hal duniawi lain.

Oleh karena itu JANGAN BERLEBIHAN dalam merayakan Natal, bersikaplah sebagai CIPTAAAN BARU DALAM KRISTUS, janganlah berperilaku seperti kaum pagan/ kafir.

Selamat Natal 2014! Tuhan Yesus Memberkati.

Kunjungan KPPer Resort GKE Mahakam ke Samarinda

Jumat 18 Mei 2012 – 

Serunya kalau Ibu-ibu bersekutu dalam Tuhan! Mereka ini tergabung dalam KPPer Resort GKE Mahakam, terdiri dari SPPer dari berbagai Jemaat Linggang Bigung, Sekolaq Joleq, Rejo Basuki, Tering, Muara Batuq, Kabupaten Kubar, beramai-ramai ke GKE Samarinda.

Menempuh setidaknya 9 jam perjalanan darat, dari Kutai Barat menuju Samarinda, bukanlah perjalanan mudah. Beberapa diantara mereka bahkan terpaksa tidak melanjutkan perjalanan, karena kondisi fisik ‘drop’ di perjalanan.

Inilah cerita mereka yang akhirnya sampai juga di Samarinda.

Rombongan tiba di Samarinda secara bergelombang, ada yang tiba Jumat dini hari (pkl. 01) dan juga ada yang tiba pagi hari.

Acara dimulai hari Jumat pagi, dengan ibadah bersama, lalu setelah ibadah dilanjutkan dengan acara lelang untuk sumbangan, kemudian dilanjutkan Cerdas Cermat Alkitab, diikuti oleh perwakilan masing-masing jemaat.

 Ibadah Gabungan KPPer Resort GKE Mahakam  Cerdas Cermat Alkitab (CCA)
 Peserta CCA  MC and tim Juri

Demikian sedikit kilas beritanya, mohon maaf jika berita nya terlalu singkat dan fotonya pun sedikit.

Jika ada diantara jemaat yang ingin menyumbangkan foto dari gadgetnya, silahkan kirim ke email kami : gkesamarinda@gmail.com, akan kami upload di website ini terima kasih.

Tuhan Yesus Memberkati.